Sosialisasi ini bertujuan menggali nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara utuh, menyeluruh, dan berkelanjutan. Dengan menghidupkan kembali nilai-nilai ini, diharapkan masyarakat mampu berperan aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yakni bangsa yang lebih maju, kompetitif, dan berdaya saing global.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI juga dilandaskan pada cita-cita luhur bangsa Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menekankan bahwa melalui sosialisasi ini, manusia Indonesia dapat dibentuk menjadi pribadi yang berkualitas, maju, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing tinggi, yang menjadi modal utama dalam pembangunan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Politisi Gerindra ini menegaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara harus dijunjung tinggi. Ia mengingatkan bahwa sikap merasa lebih Pancasilais daripada yang lain justru mencederai semangat persatuan. “NKRI adalah harga mati. Di Gerindra, kami memandang semua suku, agama, dan ras sebagai bagian dari satu kesatuan bangsa Indonesia,” ujarnya
Lebih jauh, pemahaman dan implementasi nilai-nilai Empat Pilar harus terus ditumbuhkan untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih sejahtera, adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat. Marwan menggarisbawahi pentingnya menggali nilai kebangsaan dan kemajemukan untuk memperkuat fondasi kebhinekaan, menolak intoleransi, mengubur politik identitas, serta merawat persatuan bangsa.
“Ideologi Pancasila harus dipegang kokoh. Persatuan adalah kunci daya saing bangsa. Dengan nilai kebangsaan dan kemajemukan, produktivitas nasional dapat ditingkatkan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tutupnya.