LAMPUNG, Pilarnesia.com — Sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) sangat perlu untuk dipahami dan diamalkan oleh seluruh lapisan rakyat Indonesia. Dengan berbagai metode yang efektif dilaksanakan MPR seperti melalui ajang pemilihan duta pariwisata, kebudayaan dan ekonomi kreatif untuk generasi muda.
Tapi, tidak semua rakyat memahami soal metode sosialisasi seperti diskusi dan seminar. Metode penyampaian perlu dikembangkan untuk memberikan pemahaman soal ketatanegaraan kepada rakyat dengan media komunikasi yang efektif yakni dengan metode pagelaran seni budaya.
Setiap provinsi di Indonesia memiliki ciri khas seni dan budayanya, seperti pertunjukan wayang, seni tari, seni teater dan ajang pemilihan duta seperti Muli Mekhanai. Muli Mekhanai merupakan kegiatan positif yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri serta menjadi bagian dalam memperkenalkan pariwisata, kebudayaan dan ekonomi kreatif yang ada di Lampung melalui Gen Z.
Seni dan budaya, menurut Muzani, adalah media strategis dalam pemyampaian pemahaman soal Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Muli Mekhanai ini memiliki bahasa komunikasi yang sangat dimengerti dan dipahami rakyat sehingga diharapkan pesan-pesan soal empat pilar MPR bisa dengan mudah sampai dipahami rakyat,” ujarnya.
MPR memandang sangat perlu soal pemahaman nilai-nilai luhur bangsa tersebut ke seluruh elemen bangsa sehingga mpr tidak bosan-bosannya melakukan sosialisasi di segala elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga komitmen kebangsaan itu.
” Ke depan kami berharap para anak muda yang ikatan muli mekhanai ini untuk lebih berkiprah serius dalam menjaga komitmen kebangsaan kita,” katanya.